November 30, 2019 By eddye

Indonesia Buka Impor Daging Ayam

Indonesia melonggarkan aturan untuk mengimpor daging ayam dari Brasil, sejalan dengan kekalahan Indonesia dalam uji coba WTO Brasil pada 2017. Dengan kekalahan ini, daging ayam Brasil bisa masuk ke Indonesia dan diperkirakan akan menyerang peternak ayam lokal. Terutama para petani (kecil) dan mandiri. Peternak sekarang bingung, kata perwakilan komunitas Andalan Nusantara Tangguh (ANT), Abbi Angkasa Perdana Darmaputra. Abbi mengatakan ANT bekerja sama dengan sekelompok orang, petani. Setidaknya 100 peternak ayam yang bekerja dengannya dan mengaku khawatir dan khawatir.

Karena sejak September 2018 penjualan ayam belum bagus. Bahkan pada Juni 2019, harga di tingkat petani memengaruhi level Rp 10.000 / kg. Akibatnya, petani berkewajiban membeli pakan di sana-sini untuk menutupi biaya produksi yang lebih tinggi dari harga jual. Bahkan ada peternak yang bangkrut. Baru pada Juli 2019, harga ayam meningkat menjadi Rp 18.000 per kapita. Kg dan lega para petani. Namun tidak lama kemudian, harganya kembali turun menjadi Rp. 15.000 pr. Kg. Istilah itu telah jatuh di tangga. Setelah harga baru-baru ini dihancurkan, peternak keliru untuk ayam impor. Di mana utang dari pakan sebelumnya belum dibayar, katanya.

Abbi mengatakan petani khawatir tentang ancaman daging impor dari Brasil karena harga mereka lebih rendah. Ketika HPP ayam lokal adalah Rp 18.000-20.000 per Kg, harga yang diterima konsumen adalah sekitar Rp 35.000 per hari. Kg. Sementara HPP impor Brasil untuk ayam harganya hanya $ 1 dan harga konsumen sekitar 28.000 Kg. Rendahnya harga ayam Brasil disebabkan oleh banyak hal. Dari produksi besar yang mencapai 500.000 ayam per Kandang, harga pakan rendah, benih ringan, hingga dukungan besar dari pemerintahnya. Jika harga pakan di Indonesia masih tinggi. Meskipun biaya pakan mencapai 65-70 persen dari biaya produksi, katanya.

Impor daging ayam impor yang direncanakan tidak terlalu bagus. Karena produksi ayam di Indonesia saat ini kelebihan pasokan selama tiga tahun berturut-turut. Konsumsi ayam di Indonesia adalah 60 juta ayam per minggu, dan pasokan kami berlimpah, katanya. Untuk alasan ini, ia berharap pemerintah dapat membantu dengan berbagai fasilitas. Misalnya, mengurangi biaya pakan dan mendukung berbagai inovasi dari petani.

COMMENTS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *