November 14, 2019 By eddye

Harga Jual Apartemen di Jakarta Rata-rata Rp 34,2 Juta Per Meter Persegi

Pada kuartal kedua 2019, harga jual apartemen Jakarta Selatan naik menjadi rata-rata RP 34,2 juta per tahun. Meter persegi. Namun perkembangan harga tidak dianggap telah mengalami perubahan signifikan. Menurut lembaga penelitian internasional, posisi negosiasi konsumen lebih kuat karena tidak terlalu banyak saham yang diambil oleh pasar. Ini membuat apartemen sulit dinaikkan.

Bahkan perkiraan hingga akhir 2019 biasanya stagnan sekitar Rp 35 juta setahun. Meter persegi. Namun, pemimpin penelitian mengungkapkan bahwa pengembang akan terus melakukan pemasaran untuk mempertahankan volume penjualan.

Sedikit kenaikan harga apartemen juga dibenarkan oleh lembaga penelitian lain, seperti dikutip oleh Spacestock.com dari kompas.com. Dalam laporan terakhir, harga rata-rata untuk bangunan apartemen turun di kuartal saat ini dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Dalam catatan Office, harga rumah vertikal adalah RP 26,3 juta per tahun. Meter persegi, yaitu 0,3 persen lebih rendah dari 2018.

Kisaran apartemen di Jakarta meningkat

Secara keseluruhan, jumlah total apartemen di ibukota naik menjadi 205.822 unit. Jumlah tersebut telah meningkat sebesar 1 persen dari kuartal pertama 2019, 8,4 persen dari kuartal kedua 2018. Tahun ini hingga 2023, diperkirakan total pasokan apartemen akan mencapai 46.939 unit.

Total pasokan pada kuartal pertama 2019 berjumlah 1.100 unit. Angka ini lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun peluncuran unit baru relatif tinggi, pendapatan turun menjadi 58 persen pada kuartal ini.

Stimulus dalam bentuk pengurangan nilai pinjaman ke nilai (LTV) belum mampu meningkatkan permintaan. Meskipun insentif dapat mempengaruhi persentase kemajuan dalam pembelian real estat. Penyerapannya diharapkan akan lebih aktif di semester II / 2019.

COMMENTS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *